Berita Badan Bahasa
05/14/2012 | Kegiatan
JAKARTA — Untuk meningkatkan mutu penggunaan bahasa Indonesia di media massa, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Subbidang Penyuluhan, Bidang Pemasyarakatan, Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan, mengadakan penyuluhan bahasa Indonesia untuk wartawan. Penyuluhan dilaksanakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu ,11—12 Mei 2012, di Hotel Park, Jakarta.
Salah satu kegiatan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, adalah melakukan pemantauan penggunaan bahasa di media luar ruang.
05/02/2012 | Kegiatan
Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional, Rabu, 2 Mei 2012, pukul 08.00, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengadakan upacara bendera di halaman kantor yang diikuti oleh seluruh karyawan Badan Bahasa.
JAKARTA-- Dalam rangka pengenalan bahasa Indonesia bagi penutur asing, Subbidang Peningkatan Fungsi dan Peran, Bidang Peningkatan dan Pengendalian, Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, mengadakan kegiatan pengenalan bahasa indonesia bagi penutur asing.
04/27/2012 | Kegiatan
Dalam rangka memperingati sepuluh tahun berdirinya Forum Bahasa Media Massa (FBMM), Jumat, 27 April 2012, FBMM bekerja sama dengan Badan Pengemn Pembinaan Bahasa menyelenggarakan diskusi kebahasaan di Gedung Samudera, Rawamangun.
04/25/2012 | Seminar dan Lokakarya
Lokakarya Integritas Reformasi Birokrasi Pendidikan dan Kebudayaan yang merupakan bagian dari Program Reformasi Birokrasi Internal Kemdikbud, ditutup secara resmi hari ini, 25 April 2012, di Hotel Menara Peninsula, Jakarta oleh Sekjen Kemdikbud, Prof. Ainun Na’im, Ph.D.
Tokoh Bahasa dan Sastra

Darman Moenir dilahirkan di Sawah Tangah, Batusangkar, Tanah Datar, Sumatra Barat, 27 Juli 1952.

Prof. Dr. Paina Partana, M.Hum. dilahirkan pada tanggal 17 Agustus 1951 di Klaten, Jawa Tengah.

Prof. Dr. Faruk dilahirkan di Banjarmasin pada tanggal 10 Februari 1957.

Abdul Muis lahir pada tanggal 3 Juni 1883 di Bukittinggi, Sumatra Barat. Ia adalah putra Datuk Tumenggung Lareh,

Nama lengkapnya adalah Ali Akbar Navis, tetapi sepanjang kariernya ia lebih dikenal dengan namanya yang lebih simpel A.A. Navis.















