Kemendikbud Menggelar Puncak Hari Nusantara 2012


12/18/2012 | Kegiatan

Kemendikbud Menggelar Puncak Hari Nusantara 2012

Labuhan Haji, Lombok Timur—Peringatan hari Nusantara jatuh setiap tanggal 13 Desember. Hari Nusantara mulai diperingati sejak tahun 1999. Secara resmi, hari Nusantara telah ditetapkan Pemerintah melalui Keppres No. 126/2001. Penetapan tanggal hari Nusantara merujuk pada pernyataan Perdana Menteri Djuanda pada tanggal 13 Desember 1957, yang kemudian dikenal dengan nama Deklarasi Djuanda.

Dalam rangka memperingati hari Nusantara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta  Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Puncak Hari Nusantara 2012 di Labuhan Haji, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, 17 Desember 2012. Puncak hari Nusantara itu bertepatan dengan hari ulang tahun ke-54 Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Puncak peringatan hari Nusantara itu dihadiri oleh Wakil Presiden, Boediono, yang didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh, Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, Menteri kelautan dan Perikanan, Sharif C Sutardjo, Gubernur NTB, Zainul Majdi, Gubernur Jawa Timur, Sukarwo, dan Gubernur Sulawesi Tenggara, Longki Djanggola, serta pimpinan TNI dan POLRI.

Dalam sambutannya, Boediono mengatakan bahwa peringatan hari Nusantara  mengingatkan kembali konsep Wawasan Nusantara, yaitu Indonesia sebagai negara kepulauan harus yakin dan terus mengamankan posisi diplomasi sehingga tidak ada celah yang menjadi masalah pemertahanan kedaulatan NKRI, meningkatkan efektivitas perangkat hukum perairan secara nyata, mengoptimalkan koordinasi antarinstansi, dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Boediono juga menandatangani prasasti peresmian gedung Program Rehab Nasional untuk SD sebanyak 77.634 kelas dan untuk SMP sebanyak 30.390 kelas. Sementara itu, Herawati Boediono memberikan penghargaan kepada juara umum Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional ke-10 Tahun 2012, juara nasional Indonesian Science Festival  Tingkat SD 2012, dan juara nasional Putra-Putri Bahari dan Remaja Ceria Indonesia 2012, juara umum Adibhakti Mina Bahari 2012, juara umum Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional 2012, juara umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, dan juara umum Olimpiade Sains Nasional.

Peringatan hari Nusantara tahun ini mengangkat tema “Membangkitkan Wawasan dan Budaya Bahari Melalui Peningkatan Peran SDM dan Iptek”. Kegiatan Hari Nusantara 2012 berlangsung selama lima hari, 13—17 Desember, terdiri atas gelar wicara, seminar, forum, lokakarya, festival, bakti sosial, pelatihan, konferensi dan pameran. Salah satu instansi peserta pameran dari Kemendikbud yaitu Badan Bahasa, berpartisipasi dengan memamerkan berbagai buku terbitan meliputi hasil penelitian bahasa dan sastra daerah, peta bahasa di Indonesia, cerita rakyat, bacaan sastra anak, dan berbagai brosur bahasa daerah di Indonesia.

Selaku ketua penyelenggara, Nuh mengajak kepada segenap komponen bangsa untuk memperteguh persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka mengingkatkan daya saing bangsa. Kita perlu meningkatkan SDM dan Iptek bidang perikanan, pariwisata bahari, dan perhubungan laut sehingga dapat kita jadikan sebagai pilar utama dalam pembangunan kelautan.

Acara penutup Puncak Hari Nusantara 2012, yaitu Mendikbud, M. Nuh menyerahkan Pataka Hari Nusantara 2013 kepada Menparekraf, Mari E. Pangestu sebagai panitia nasional Hari Nusantara Tahun 2013.(an/ef)

 

Foto / Video Terkait