Keberterimaan Kosakata Baku Bahasa Indonesia

Sutejo, Mustakim, dan Suladi

Penelitian ini bertujuan mengetahui sikap masyarakat terhadap keberterimaan kosakata yang memiliki bentuk bersaing serta mengetahui jenis kosakata baku yang diterima dan digunakan oleh masyarakat pemakai bahasa Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif melalui empat tahap, yaitu tahap pengumpulan data, pengklasifikasian data, penganalisisan data, dan penyimpulan.

Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa kuisioner. Responden yang dijadikan objek penelitian dibagi menjadi beberapa variabel, yang meliputi (1) variabel pendidikan (mahasiswa dan dosen), (2) variabel penulis (redaktur, penyunting, dan penerjemah), dan (3) variabel birokrat.

Berdasarkan penelitian dan analisis keberterimaan kosakata baku dalam bahasa Indonesia, dapat disimpulkan bahwa pandangan responden terhadap bentuk kosakata bersaing karena penyerapan dari bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia, dari 9 kosakata yang ditanyakan, responden menganggap bahwa bentuk penyerapan yang berdasarkan kaidah tidak banyak digunakan dan dipilih. Pandangan responden terhadap bentuk kosakata bersaing karena berdasarkan sistem morfologis, dari 9 kosakata yang ditanyakan, kosakata tersebut mendapatkan tanggapan yang beragam.